ALAMAT& JAM KERJA

ALAMAT:
Jl. Banten no. 4 Malang .
Telp. (0341) 576304

JAM KERJA:
- Senin-Jumat: 08:00 - 16.00
- Jum'at mgg 2&3: 08:00 - 14:30
- Sabtu: 08:00 - 14:00
- Ishoma: 11:30 - 12:30
- Libur: Ahad dan Hari Libur Umum

KONTAK:
Umi Rohimah 081553933854, 081945792757 (WA), PIN BB. 73E8195F; atau Sugeng Hariyanto 085815000155

Email: geraidinarmlg@gmail.com, lambbankmalang@gmail.com; YM: umirohimah;
fb: Gerai Dinar Malang; Twitter: @GDMalang; GoogleTalk: Gerai Dinar Malang; Milis:
http://groups.google.com/group/klub-dinar-malang

TEMPAT PENGAMBILAN DINAR (Luar Malang):
Pasuruan (Bangil): Anis Khoiriyah (081332549000)
Kediri (Kota): Masrur (087851945242)
Magetan (Gorang Gareng): Rini (085235046996)
Tulungagung (Ngunut): Solikhin (081330114358)

Selasa, 26 Agustus 2014

Sometimes You Win, Sometimes You Learn

 Senin, 25 Agustus 2014
Oleh: Muhaimin Iqbal
Tidak selamanya apa yang kita usahakan atau perjuangkan itu membawa keberhasilan atau kemenangan, adakalanya kita gagal atau kalah. Kegagalan atau kekalahan sebenarnya adalah hal yang biasa, karena umumnya kegagalan inilah yang lebih sering kita hadapi ketimbang keberhasilan. Maka sikap ketika kita menghadapi kegagalan atau kekalahan itulah yang akan membedakan kita, apakah kita seorang yang kalah (loser) atau seorang pemenang sejati (winner).  Bagi pemenang sejati, Anda hanya mengenal dua hal yaitu kadang Anda menang terkadang pula Anda harus belajar – sometimes you win, sometimes you learn.

Solusi Di Selembar Kertas

Kamis, 21 Agustus 2014
Oleh: Muhaimin Iqbal
Dalam tulisan sebelumnya saya mengungkapkan bagaimana masyarakat semut dengan kecerdasannya yang terbatas bisa menyelesaikan masalah-masalah besar mereka. Kuncinya ada pada komunikasi yang sederhana melalui pheromones, suara dan sentuhan – yang dipahami oleh semua anggota masyarakat semut. Saya mencoba menggunakan pendekatan komunikasi yang sederhana tersebut untuk menawarkan solusi bagi berbagai persoalan besar umat dan bangsa ini. 

Pelajaran Dari Bangsa Semut

Rabu, 20 Agustus 2014
Oleh: Muhaimin Iqbal
Semut adalah binatang kecil yang oleh kebanyakan manusia diabaikan keberadaannya, malah cenderung dibasmi karena dianggap mengganggu. Padahal semut adalah salah satu binatang yang disebut khusus di Al-Qur’an dan bahkan menjadi nama salah satu surat. Lantas apa pentingnya semut ini bagi manusia  sesungguhnya ? selain berperan di ecosystem sebagai pembasmi hama dan meng-aerasi tanah, semut memberi pelajaran yang sangat penting bagi manusia untuk bekerja !

Terstruktur, Sistematis dan Masif

Ahad, 17 Agustus 2014ters
Oleh: Muhaimin Iqbal
Ada tiga kata yang sangat populer sebulan terakhir terutama setelah pengumuman hasil PEMILU Presiden oleh KPU 22/07/2014, bahkan tiga kata itu yang coba dibuktikan ke-(tidak)-beradaannya di ruang-ruang sidang DKPP maupun  MK. Tiga kata itu adalah Terstruktur, Sistematis dan Masif. Tiga kata yang semula netral atau bahkan cenderung positif, menjadi bermakna negatif ketika digunakan untuk tujuan yang salah. Maka saya membayangkan alangkah indahnya bila bangsa ini menggunakan tiga kata tersebut untuk program dan tujuan yang mulia.

Alternative Pension Plan

Jum'at, 15 Agustus 2014
Oleh: Muhaimin Iqbal
Bila 9 dari 10 pegawai baik di negeri maju maupun di negeri seperti kita tidak siap pensiun pada waktunya, maka pasti ada yang salah dengan program pensiun standar yang ada di dunia kerja. Dari sisi finansial ketidak siapan ini terkait dengan aset-aset utama para pegawai berupa dana pensiun, asuransi, tunjangan hari tua dan sejenisnya yang semuanya tersimpan dalam satuan uang fiat. Sedangkan uang fiat dari waktu ke waktu tergerus oleh inflasi dan devaluasi. Lantas apa solusinya ?

Startups That Work

Kamis, 14 Agustus 2014
Oleh: Muhaimin Iqbal
Beberapa tahun sebelum saya ambil pensiun dini dari pekerjaan saya di industri keuangan, saya membaca buku yang berjudul Startups That Work karya Joel Kurtzman & Glenn Rifkin (2005). Inti dari buku yang isinya hasil survey ke 350-an startups (perusahaan pemula) ini, mayoritasnya adalah gagal. Buku ini menantang saya untuk meninggalkan pekerjaan sebelumnya dan mulai startup demi startup, dan betul saja - mayoritasnya gagal ! Namun masih ada beberapa yang berhasil jalan baik, inipun sudah cukup untuk mengimbangi yang gagal atau belum berhasil.